Punya mesin waktu…
Sebenarnya ini salah
satu khayalan ku
Khayalan dari
beberapa khayalanku
Entah seberapa lama
aku melupakan khayalan ini
Namun ketika hal ini
di singgung di suatu jejaring sosial
Aku malah menjawab
“andai aku punya mesin waktu mungkin aku akan ke
masalalu untuk mengatakan tidak dan terimakasih”
Maka aku mulai
mengingat kembali khayalanku
Ini hanya sekedar
khayalan bagiku
Khayalan di antara
aku dan dunia khayalanku saja
Andai aku punya mesin
waktu
Ingin rasanya aku
kembali ke masa lalu
Mungkin aku sedikit
ingin merubah hal yang tidak baik menjadi baik
Ingin rasanya aku
mengatakan tidak kepada hal yang tidak baik
Dan ingin rasanya aku
mengatakan terima kasih untuk keadaan yang merubahku menjadi lebih baik
Andai aku punya mesin
waktu
Akan ku ulang masa
ketika aku berada di bangku-bangku menuju masa depanku
Andai saja waktu itu
aku mengatakan tidak kepada dia
mungkin aku tak akan mendapatkan hal yang tak
baik
Andai saja waktu itu
aku mengatakan tidak kepada dia
mungkin dia tak akan
mengganggu ku sampai sekarang
Andai saja waktu itu
aku mengatakan tidak kepada dia
Mungkin aku tidak
akan di fitnah oleh salah satu sekelompok yang menginginkan dia
andai saja waktu itu aku mengatakan tidak
mungkin aku tak akan menuntut ilmu di tempat yang sama dengan dia lagi
Andai saja waktu itu
aku mengatakan tidak kepada dia
mungkin aku tak akan
menghabiskan waktu ku bertahun-tahun bersama dia yang akhirnya malah
menjadi sebuah keadaan yang tak baik
Ingin sekali rasanya
aku tidak menangis ketika aku mulai berada di keadaan yang tak baik
Ingin sekali rasanya
hubungan yang berakhir itu tidak menjadi topic utama
Cukup lelah bukan
ketika menemui setiap wajah-wajah penasaran yang malah menanyakan bagaimana
mengapa dan siapa keadaan yang tak baik itu muncul?
Ingin sekali rasanya
aku menghentikan keadaan yang mulai tak stabil ini
Ingin juga rasanya
aku mengatakan tidak kepada dia yang disebut sebagai penghibur ku sementara
Itu hanya perandaian ku
Aku hanya ingin
merubah keadaan yang tak baik menjadi baik
Mungkin aku telah
menyadari keadaan ini
Menyadari berbagai
sikap, sifat dan sudut pandang
Aku rasa dari masa
lalu yang ku ingin di ulang itu aku malah menemukan sebuah sikap yang seharusnya
aku lakukan dari dulu
Karena masa lalu
mungkin aku tak akan menjadi wanita seperti ini
Aku rasa aku cukup
kuat daripada aku yang dulu
Aku rasa aku mulai
paham bagaimana ketika aku mulai bersikap dan mulai berucap
Masa lalu memang
pengalaman paling berharga bukan?
Tak seharusnya aku
berkhayal mengubah masa lalu ku
Tapi ini hanya
sekedar khayalan
aku patut berterima
kasih dengan masa lalu
Dari berbagai
kejadian yang ku alami mungkin sekarang aku tahu harus bagaimana bersikap dan
berucap ketika aku mulai mengalami masalah yang sama dengan masa lalu ku.
Ini mudah, aku telah
terbiasa dengan yang lalu
Sangat cukup terbiasa...
Mesin waktu ini
mungkin tak akan ku gunakan untuk mengetahui masa depanku
Biarkan lah masa
depan ini tak ku ketahui.
Bagaimana kisahku mungkin
cukup Tuhan yang tahu
Rahasia Tuhan tak ada
yang tahu bukan?
Aku sebagai ciptaannya
mungkin hanya bisa berusaha dan berdoa
Namun jika tak sesuai
harapan
aku akan kembali ke
keadaan yang bagiku sudah terbiasa.
Aku tak ingin
menggunakan mesin waktu ku untuk melihat bagaimana aku,keluarga
ku,karir ku,jodoh ku serta hidup ku di masa depan
Biarkanlah ini
menjadi surprise dari Tuhan ketika waktu nya tiba nanti
Ini hanya khayalanku
tentang mesin waktu ku
Keinginan untuk
merubah keadaan yang tak baik pasti ada
Tapi apa jadinya aku
sekarang jika aku dulu tak pernah merasakan keadaan yang tak baik?
Mungkin aku akan
menjadi wanita lemah
untung saja mesin
waktu ini hanya khayalan
Setidaknya aku patut
berterima kasih kepada masa lalu ku yang membuat aku sekarang jauh lebih kuat
ketika keadaan yang dulu kembali hadir lagi.
Aku patut berterima
kasih kepada masa lalu ku
“Semua orang
menginginkan keadaan yang baik , tapi hal yang tak baik itulah yang akan
membuat kita jauh mendapatkan keadaan yang baik”
