faithful or unfaithful



Didunia ini pasti begitu banyak cerita yang bervariasi
Hubungan antara manusia dengan manusia contohnya
Iya bisa saja hati dengan hati
Mungkin ini hanya salah satu contoh dari beberapa hubungan atau bisa saja kita sebut ini semacam kasus *hiperbola*
Aku yakin readers adalah salah satu dari sekian milyar orang yang punya cerita tersendiri tentang apa,bagaimana dan mengapa hubungan antara hati dan hati ini tercipta.
Dan..
Aku hanya salah satu dari beberapa sekian milyar wanita yang punya cerita sendiri tentang hubungan antara hati dan hati ini
Setiap orang punya cara pandang tersendiri tentang kasus ini
Iya,aku tak akan mempermasalahkan sudut pandang itu
Mungkin saja di tulisan ini aku akan sedikit meluapkan bagaimana perasaanku ketika aku menghadapi suatu keadaan dimana aku tak menyukai keadaan ini. 
Bagaimana pun itu ceritanya.iya bagaimanapun.
Sekilas tentang aku,
Entah,mungkin saja aku dapat di kategorikan sebagai wanita “casing kuat”
Iya dibanting berapa kalipun,mungkin aku tampak kuat dari luar namun isinya telah hancur.
Jelas saja, aku hanya manusia biasa yang menutupi bagaimana kegelisahan,kesakitan,kecewa,bahkan amarah di dalam diri.

Jelas saja,sekuat apapun pohon,pasti akan tumbang juga.
Sekuat apapun es membeku ,pasti akan mencair juga
Sekeras apapun aku berteriak, pasti akan serak juga hihi *Lol*

Aku tak akan tau bagaimana ending dari hubungan hati dan hati ini
Mungkin ketika aku menjalin sebuah hubungan, aku sebagai manusia hanya bisa merencanakan.
Aku tak tau bagaimana endingnya kelak.
Ketika aku tau bagaimana endingnya mungkin saat itu juga ruh ku telah terangkat.
Aku tak ingin terlambat untuk menyampaikan maaf kepada “siapapun” yang pernah aku kecewakan atau bahkan tersakiti karena adanya sebuah pilihan
Aku sangat  tidak suka di posisikan pada keadaan dimana aku harus memilih.

Iya ketika kamu di hadapkan oleh beberapa makanan enak di hadapanmu.
Pilihannya hanya 2, berpuasa atau memilih salah satunya untuk dimakan.
Mungkin jika kau memilih berpuasa,kita tak akan tau sampai kapan kamu kuat untuk menahan laparmu.
 Karena jika kita menahan lapar yang tak terhingga maka kita akan makan secara tak terkontrol.
Lalu jika kau memilih untuk memakan salah satunya, mungkin saja makanan yang lain akan kecewa karena tak kau makan.
Kita tidak mungkin memakan semuanya,karena hidup ini bukan untuk semaunya tapi untuk secukupnya.
Hmm ini hanya analoginya saja...

Dan aku tidak suka jika harus berurusan dengan keadaan seperti ini.
aku tak suka memilih dan aku tak suka di pilih. Simple.
Aku mengatakan hal itu,ya bisa jadi karena aku pernah merasakan keduanya.
Bumi ini berputar dan aku memahami itu.

***
Teruntuk “siapapun” yang pernah aku kecewakan karena sebuah pilihan.
MAAF…
Lalu kau bertanya untuk apa?
Untuk apapun.
Maaf jika aku pernah membuat mu kecewa,bahkan menangis.
Mungkin itu hal terbodoh yang kau lakukan untuk seorang wanita seperti aku.
maaf aku telah menyeka air matamu karena sebuah pilihan
Maaf jika aku terkesan memberikan sebuah harapan
Maaf jika aku tak bisa menggenggam bersama dengan mu
Maaf jika aku tak memalingkan wajahku untuk mu
Maaf jika aku hanya tersenyum tak bersuara
Maaf dan maaf untuk apapun itu…
Untuk apapun yang kau rasakan
 
MAAF….

***

T'lah banyak cara Tuhan menghadirkan cinta
Mungkin engkau adalah salah-satunya
Namun engkau datang di saat yang tidak tepat
Cintaku telah dimiliki
Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya
Maafkanlah diriku tak bisa bersamamu
Walau besar dan tulusnya rasa cintamu
Tak mungkin untuk membagi cinta tulusmu
Dan aku memilih setia
(fatin shidqia lubis-aku memilih setia)

***

FAITHFUL OR UNFAITHFUL

Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68



PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
                                                                                       Djakarta,hari 17 boelan 8 tahoen 05
                                                                                       Atas nama bangsa Indonesia.
                                                                                       Soekarno/Hatta


***

17 Agustus 2013
Selamat Hari Kemerdakaan untuk Negara tercintaku Indonesia

Ya hari ini merupakan kemerdekaan Negara ku Republik Indonesia yang ke-68
Di setiap daerah di Idonesia, entah di area pemerintaha,area perkampungan,area sekolah aku yakin dan sangat yakin setiap daerah pasti  mengadakan upacara bendera dengan versi daerah masing-masing.
Setiap tahun pun , acara di televisi selalu menanyangkan upacara bendera hari kemerdekaan Republik Indonesia
Sungguh, tak terasa bukan ketika Indonesia telah menginjak usia di 68 ini?
Hmm mungkin secara tertulis aku dapat menulis Negara ini merdeka
Namun kenyataannya Negara ini belum merdeka
Yah bagaimana pun keadaan Negara ini aku tetap bangga menjadi warga Negara Indonesia.

Well, aku tak tau bagaimana perjuangan para pejuang terdahulu yang berusaha memerdekakan Negara ini.
Hmm aku hanya mengetahui tentang ini melalui sebuah pelajaran,situs,atau beberapa film kemerdekaan.
Entah darimana naluri ku ini muncul yang jelas aku tak punya alasan untuk tidak bangga terhadap Negara ku sendiri.
Aku rasa setiap orang mempunyai naluri berjuang .
Aku rasa setiap orang mempunyai jiwa nasionalisme.


***


Ini hanya sedikit pengalaman ku ketika aku duduk di bangku SMA
Pada awal menjadi siswa baru di sekolah yang lumayan ternama ini
Sebenernya aku mempunyai niatan untuk melanjutkan minat bakat ku ketika SMP di bidang musik yap ‘marching band’ .
Aku selalu melewati ruangan yang begitu banyak alat musik tersebut di simpan.
Rasanya sangat gatal sekali tangan ini untuk segera memainkannya.
Namun suatu hari aku mengetahui ternyata marching di sekolah yang aku naungi sudah lama vakum
Sungguh sangat sayang ketika alat ada, namun pemainnya tidak ada .
Ya intinya adalah sekolah ini kekurangan peminat di marching.
Oh……
Kemudian beberapa minggu setelahnya
Beberapa kaka tingkatku masuk dari kelas ke kelas
Ya aku mendapati mereka masuk ke dalam kelasku
Dan aku tau mereka salah satu anggota paskibra sekolah ku ini
mereka menyuruh semua siswa/I  baru ini berdiri
Aku? Iya aku pun juga ikut berdiri mendengar intruksi mereka
Beberapa kaka kelas itu pun mendatangiku
Menanyakan nama  dan tinggi ku.
Aku menyebutkan nama dan tinggi ku.
Hmm tepat…
 Sudah ku duga,mereka merekrut ku untuk masuk ke dalam anggota paskibra sekolah
Awalnya sih ogah-ogahan tapi tak ada salahnya juga jika aku ikut toh aku tipe orang yang ga bisa diam tanpa kegiatan jadi ga ada salahnya bukan jika aku menambah aktivitas ku. Yey!
Setelah aku memasukkan formulir pendaftaran menjadi anggota paskibra sekolah
Beberapa minggu kemudian  aku di lantik.
Yap, tidur di sekolah-gulung gulung tengah malam-lari lari keliling kota mungkin udah jadi bagian rutinitas biasa hihi
Setelah pelantikan selesai, aku pun sah menjadi angota paskibra sekolahku.            


***

PASKIBRA
Pasukan Pengibar Bendera
Bapak Latief dan Suhud merupakan orang pertama yang menggerek dan mengibarkan bendera pusaka

Motto PASKIBRA
Disiplin adalah nafasku
Paskibra tidak takut kalah
Paskibra tidak takut salah
Paskibra tidak takut jatuh
Paskibra tidak takut mati
Takut mati jangan hidup
Takut hidup mati sekalian
Kalau ada 1000 kami adalah 1
Kalau ada 100 kami tetap 1
Kalau ada 10 kami yakin tetap 1
Kalau ada 1 ya itulah kami Paskibra

Jadi,ketika kami di tanya berapa jumlah kami , kami pun menjawab 1
Dan aku yakin setiap paskibra pasti akan menjawabnya seperti itu

PASKIBRA itu merupakan bunga teratai
Bunga teratai dapat tumbuh di dua tempat yaitu darat dan air.
Iya maksudnya adalah bahwa anggota paskibra siap melaksanakan tugas dimana saja.


***


Dan setahun kami mempunyai beberapa upacara yang harus kami persiapkan
Upacara hari kemerdekaan,upacara hari kesaktian pancasila,upacara hari sumpah pemuda, upacara hari pahlawan dan lain-lain
Kemudian kami juga mempersiapkan kegiatan-kegiatan perlombaan lainnya
Gerak jalan,LKBB antar sekolah merupakan beberapa kegiatan tersebut.
Tapi dari beberapa upacara tersebut upacara yang benar-benar di persiapkan secara matang dan menguras tenaga ini ialah upacara kemerdekaan. Iya bagaimana tidak terkadang  para pegawai dari kantor dinas atau kantor daerah sekolahku pun terbiasa mengikuti upacara di sekolah kami.
Iya mungkin karena dulu kami mempunyai lapangan yang luas untuk upacara akbar sehingga ketika upacara kemerdekaan seperti ini lapangan menjadi padat.


***

Setiap upacara hari besar kami mempunyai formasi yang berbeda-beda.
Fyi, di dalam formasi paskibra untuk hari kemerdekaan terdapat pasukan 17,8,45
Yap tau kan artinya 17 adalah tanggal kemerdekaan, 8 bulan kemerdekaan , dan 1945/45 merupakan tahun kemerdekaan
Pasukan 17 merupakan pasukan pengiring
Pasukan 8 merupakan pasukan pengibar atau pembawa bendera
Pasukan 45 merupakan pasukan pengawal
Hmm tapi di sekolah ku hanya memakai pasukan 17 dan 8 saja iya kalau pasukan 45 mungkin terlalu kebanyakan ya hehe
Setelah pelantikan, upacara terdekat merupakan hari kemerdekaan
Ya, latihan begitu terasa berat
Sehabis pulang sekolah mugkin kami hanya punya waktu beberapa jam untuk istirahat makan siang,sholat,ataupun leyeh-leyeh biasa. Dan selanjutnya latihan tengah hari siang bolong meeennn…..
Iya latihan di lapangan, mungkin jika matahari lagi terik kami hanya bisa diam menikmati keadaan namun ketika langit sangat mendukung mungkin kami orang pertama yang bersyukur atas keadaan cuaca yang mendukung ini
Kami berbaris rapi
Hanya ada kakak kelas dan alumni yang mengkomandani kami
Pemanasan ringan sudah kami lakukan.
kemudian....
Kami lari keliling untuk melanjutkan pemanasan
Iya pemanasan dikala cuaca sendu mungkin terlihat tak berat
Namun pemanasan dikala cuaca terik mungkin akan terasa lelahnya
Bagaimana pun cuacanya kami sudah terbiasa dengan ini.
Kulit menggosong mungkin bukan jadi hal aneh lagi bagi kami
setelah lari beberapa kali untuk pemanasan ,kemudian dilanjutkan push up,squat jump dan lain-lain
Setelah pemanasan selesai kami melakukan baris bebaris.
Tujuannya untuk apa?
Iya untuk melihat kemampuan baris bebaris kami
Dan dari situ bisa ditentukan kami masuk di pasukan apa.
Setelah baris bebaris beberapa hari kemudian ditentukan siapa yang akan masuk di pasukan 17 dan 8
Dan alhasil *drumtroll*
 aku merupakan salah satu anggota yang masuk di pasukan 8
iya pasukan pembawa bendera
Pada setiap upacara harus ada pembawa baki
Tak terkecuali pada upacara Hari kemerdekaan
Iya bendera tersebut di serahkan kepada para pengibar bendera
Hmm beberapa kandidat sebagai pembawa baki di panggil
Iya di panggil dan salah satunya adalah aku
Mungkin aku tidak mau menargetkan apapun untuk hal ini , sudah berkontribusi saja pun aku sudah bangga
Aku melihat beberapa kandidat di sampingku, begitu memenuhi kriteria
Tinggi,hentakan bagus , tangan lurus sesuai irama hentakan. Dan aku? mungkin aku hanya pemula saja .
Para kandidat ini di berikan latihan tersendiri
Yang lainnya melanjutkan latihan baris bebaris dan kami mengawali seleksi ini dengan pemanasan kembali dan baris bebaris sendiri.
Setelah melalui tahap itu gugur lah beberapa orang dan menyisakan hanya aku dan temanku.
Iya saat itu kandidat terakhir hanya kami berdua
Kemudian, kami masuk ke tahap selanjutnya.
Iya push up.
Kenapa mesti push up?
Ini untuk melatih agar telapak tangan kami rata ketika membawa baki.
Setelah push up masing-masing dari kami melakukan latihan dasar baris berbaris dan dilanjutkan dengan latihan pemberian bendera kepada pengibar bendera. Iya dengan gerakan slow motion.
Dan setelah itu kami berdua telah menyelesaikan sesi terakhir ini
Akhirnya beberapa saat kemudian hasilnya di dapatkan
Aku menjadi pembawa baki untuk upacara kemerdekaan
Entah aku mesti apa yang jelas aku bangga karena aku telah di percaya untuk untuk membawa bendera ini. Mungkin aku terlalu mejiwai naluri nasionalisme ku namun aku tak memungkiri hal itu bahwa aku memang bangga.
Setelah pengumuman seleksi pembawa baki . aku melanjutkan latihan kembali .
Iya aku latihan sendiri dengan push up yang entah aku tak menghitungnya yang jelas aku terlalu  menikmatinya.
Hari demi hari sudah kami lewati dengan berbagai latihan yang aku pikir ini –cukup-meguras-tenaga
Hari kemerdekaan tinggal menghitung hari
Dan ketika itu juga kami mendapatkan pengumuman dari  kaka kelas maupun alumni kami
Iya karena paskibra identik dengan rambut pendek maka kami di minta untuk memotong rambut kami semua sama rata.
Aku tau menjadi paskibra harus potong rambut, jadi aku tidak mempermasalahkan hal ini
Iya pada waktu itu aku belum memutuskan untuk berhijab,
Aku masih mempunyai rambut panjang sepinggang
Dan ………..
Esok harinya aku memutuskan ke salon
Untuk memotong rambutku, aku hanya memotongya sepundak
Kemudian esok harinya aku turun latihan dengan rambut yang sudah pendek
Betapa hebohnya teman-teman ku yang bukan anggota paskibra ketika melihat rambut baruku ini
Hmm……
Kami melakukan latihan seperti biasa dan aku melihat warna baru dengan adanya rambut pendek kami
Entah tapi aku melihat mereka sungguh……well anggun
Terlihat kuat tapi lembut
Setelah latihan selesai, ternyata………
Aku ditegur. Bukan di tegur karena salah pada saat baris berbaris tapi di tegur karena rambut aku kurang pendek.
Arghh………
Mau pendek gimana lagi?aku pikir ini sudah pendek hmm
Dan kakak pelatih ku hanya mengatakan “besok dipotong lagi ya rambutnya sedagu, kamu itu pembawa baki nanti pada saat upacara paling di perhatikan orang jadi potong rambut lagi ya”
Sedagu?Seriously…..
Aku pikir sudah basah ya basah sekalian
Sudah pendek ya pendek lagi juga ga apa-apa deh :”
Ya keesokan harinya aku datang dengan rambut pendek se-dagu. Oke fine……..
Teman-teman tambah heboh benar-benar heboh………
Mereka berpikir  aku terlalu berkorban dengan diri ku sendiri
Hmm aku pikir ini bukan pengorbanan tapi ini kewajiban
Iya kewajiban akan masing-masing individual 


 ***


Hari kemerdekaan pun telah datang
Persiapan yang kami lakukan pun bisa di katakan cukup matang
Ketika subuh,aku telah mempersiapkan semuanya
Atribut yang di pakai pun telah lengkap
Aku menuju sekolahku, hari itu aku cukup bangga karena tidak setiap orang melaksanakan tugas seperti ini.
Sesampainya di sekolah aku melaksanakan persiapan ulang bersama yang lain.
Aku mulai grogi, iya grogi dengan tugas yang akan aku laksanakan pagi itu.
Aku mulai mengunyah permen untuk menghilangkan ke grogianku
Iya ini merupakan satu kebiasaanku ketika grogi
Dan waktu upacara pun tiba
Aku seorang pembawa baki
Iya kudu senyum tipis :)
Melihatkan keramahan dan ketenangan
Baki yang kubawa ini pun cukup lumayan buat tangan ‘singkal’
Dari awal upacara sampai akhir upacara posisi tanganku harus seperti ini terus
Iya,untungnya saja aku sudah melatih kemampuan topangan dan kerataan telapak tanganku dengan push up jadi ya lumayan tidak begitu keram hehe

Protokol pun membacakan dimana ini adalah saatnya kami benar-benar bertugas
Aku selalu menyukai hentakan para kaki ini
Kami harus begitu tenang dan fokus dengan aba-aba
Setiap pasukan mempunyai formasi yang beda
Dan inilah tugasku
Semua berhenti menghentakan kaki dan aku memulai tugasku
Aku mendengar hentakan kaki ku sendiri
Memberikan bendera yang kubawa ini kepada para pengibar
Dengan gerakan Slow motion dan seirama dengan pengibar bendera ini
Setelah selesai memberikan bendera aku kembali ke formasi ku
Sungguh ini adalah salah satu hal yang membuat ku bangga
Iya bangga melakukan hal ini di depan ratusan pasang mata yang hadir
Lagu Indonesia Raya pun berkumandang
Entah percaya atau tidak
Tapi dengan adanya aku berdiri bertugas diposisi ini aku merinding tidak biasa
Tugas kami sudah selesai hentakan ini pun ku dengar kembali
Kami menuju ke tempat awal kami
Semua lancar…
Aku merasa keringat ini mengucur,tangan ini mulai keram
Aku mencoba menenangkan diriku
Dan akhirnya selesai jugalah upacara kemerdekaan hari itu..
Kami mengucap kan syukur atas kelancaran upacara hari itu dan terselesaikanlah tugas kami

***

Beberapa bulan kemudian beberapa aparat angkatan darat datang ke sekolah kami
Aku mengenal beberapa orang tersebut
Iya, beliau pernah mengajariku lkbb ketika waktu SMP
Dan beliau tinggal di dekat SMP ku terdahulu
Kedatangan beliau untuk menyeleksi beberapa dari kami
Utuk masuk ke tahap paskibra tingkat kota. Dari paskibra tingkat kota kemudian diseleksi menjadi paskibra tingkat provinsi.
Beberapa dari kami melakukan seleksai tersebut
Kami melakukan hal biasa kami lakukan
Pada saat itu umurku masih 15 tahun dengan tinggi 163 cm
Hmm dan ternyata aku kurang beruntung untuk lolos di seleksi tersebut
Hanya beberapa dari kami yang lolos
Dan dengan itu aku tidak berkecil hati atau apapun
Karena menjadi anggota paskibra sekolah pun aku sudah cukup bangga
Bangga karena tidak setiap orang mempunyai pilihan dan tugas seperti ini

***

Untuk  para penerus , kuatkanlah tekadmu menjadi para paskibra
Karena tidak setiap pemuda/pemudi Indonesia mendapatkan atau memilih tugas seperti ini

Untuk semua warga negara Indonesia termasuk pejabat tinggi yang duduk manis di tempatnya
Berjuanglah memajukan bangsa dan negara ini dengan cara yang "jujur"

Selamat Hari Kemerdekaan
Republik Indonesia
Ke-68


RELATIONSHIT #2



Ketika itu langit kurang mendukung
Terlihat tanda akan turunnya butiran air melimpah yang kita sebut hujan

***

pagi itu aku berkomunikasi dengan lelaki itu
iya merencanakan bahwa aku akan menjemput wanitanya
“aku ga tau rumah nya,gimana?”
“kenapa kamu ga nanya yi?”
“malassss”
“yaudah nanti barengan aja jemput dia,mungkin aku tunggu kamu di dekat rumahku aja ya yi”
“oke”

Gerimis mulai turun

Aku menanyakan apakah aku jadi menjemput wanita itu atau tidak
Aku mengirimkan sebuah message ke wanita itu
Dan beberapa saat kemeudian aku mendapatkan balasannya
Aku segera menjemputnya untuk menyelesaikan masalah ini
Diperjalanan aku berjumpa dengan lelaki yang sedari tadi menunggu ku untuk bersama-sama menjemput wanita nya.
Aku sangat mengenal punggungnya.
Kukejutkan dia dengan tiba-tiba menghentikan motorku disampingnya.
Dia hanya tersenyum dan kami langsung menuju ke rumah wanita tersebut.
Sesampai nya disana ternyata rumah wanita tersebut masuk ke dalam gang
Yap, laki-laki ini hanya berkata bahwa aku saja yang menghampirinya
“kamu masuk aja ya yi ke dalam gang itu nanti dia ada nunggu depan rumahnya kok,aku tunggu disini aja ya”
“baiklah”
Aku telusuri gang tersebut untuk mencari keberadaan wanita itu dan ia telah berdiri dengan cantik di depan rumahnya.
Aku tak sempat berkata apapun karena aku tak ingin memulai pembicaraan yang nantinya bakalan terkesan sok akrab atau sok baik di pikirannya.
Sepanjang perjalanan aku sempat berpikir
Wanita yang sedang aku bonceng ini adalah wanita yang telah masuk ke dalam hubungan ku dan lelaki itu.wanita ini jugalah yang sekarang menganggap ku sebagai pengganggu hubungannya padahal dulu pun aku tak pernah menganggap nya seperti itu. Mungkin aku bisa saja membalasnya namun aku pikir dia tidak salah iya tidak! Ini hanya masalah perasaan dan keadaan yang membuat dia dulu seperti orang yang bersalah. Dan sekarang aku pun tak menyalahkan dia jika sekarang  dia menganggap ku sebagai pengganggu hubungannya. Mungkin aku yang salah, iya aku yang salah. Untuk masalah ini mungkin jika aku berkata “aku salah” wanita itu akan puas dengan kemenangannya bahwa aku memang salah.Sudahlah aku cukup tau dia seperti apa tapi wanita itu tak tau aku seperti apa. aku berkata bahwa aku salah bukan karena aku salah.Bukan juga karena mengalah. mungkin lebih tepatnya aku meredakan emosi wanita itu secara perlahan.
Kubuyarkan pikiran ku ini
Intinya jika aku merasa bersalah mungkin aku takut untuk bertemu wanita itu
Namun aku buktikan hari itu aku tidak salah dan aku berniat bertemu dengannya.
Tak terasa kami sudah sampai di tempat tujuan
Iya kami datang ke sebuah tempat makan di salah satu mall
Aku mencari parkiran dan aku memarkirkan motorku di sebelah lelaki itu.
Setalah membuka helm,aku langsung berjalan terlebih dahulu
Aku langsung menuju ke sebuah pintu yang menghubungkan parkiran dan mall tersebut
Aku tak memikirkan mereka berdua yang ada di belakangku
***
Entah..
Hari itu aku merasa seperti di beri kekuatan extra oleh Tuhan
Aku tak sakit hati ataupun bersedih melihat mereka berdua
Aku merasa biasa saja iya sangat biasa.
Akhirnya kami sampai di salah satu food court
Aku duduk terlebih dahulu di susul dengan mereka.
Lelaki itu membelikan kami minuman
Dan aku dengan wanita itu hanya menunggu tanpa mengobrol di meja kami.
Sungguh lucu hihi
Kemudian lelaki itu datang
Aku dan wanita ini duduk berhadapan,namun lelaki itu memilih duduk di sisi lainnya
Iya dia jadi seperti juri adu panco di antara kami . *LOL*
Lelaki itu memandang ku memberi kode untuk memulai pembicaraan
Hah?kenapa aku duluan?
Hmm aku hanya menggelengkan kepala
Dan akhirnya laki-laki itu berbicara terlebih dahulu dengan wanitanya
Kemudian setelah dia basa basi aku melanjutan skenarionya
Aku langsung berkata kepada wanita itu
“mengapa kamu berbicara seperti itu?kalau kamu tak suka dengan ku,aku tidak masalah. Tapi ya gausah lah disinggung lewat dunia maya. Kamu punya nomorku kan?kamu bisa ngomong langsung ke aku kok. semua masalah itu bisa di selesaikan tapi tidak dengan singgung menyinggung di dunia maya. Kamu ga mau dikasihani orang tapi kamu sendiri malah melakukan hal yg bikin kamu malah tambah dikasihani”
Dan sesuai dugaan
Wanita itu hanya menjawab sepatah dua patah kata
Iya di saat aku serius sambil menatap matanya wanita itu hanya menunduk
Hmm
“kamu menganggap aku sebagai pengganggu?seharusnya kamu tanya dulu lelakimu itu yang duluan ngubungi aku siapa. Kalau kamu ga suka aku berkomunikasi dengan lelakimu,oke aku hentikan. Yang jelas aku ga ada maksud apa-apa .”
Entah di saat aku mengganggap putus dengan mantan kemudian masih saling berkomunikasi itu hal yang tidak salah , di satu sisi ternyata ada yang menganggap itu salah.
Aku mengawali semuanya dengan dia secara baik-baik dan aku harus mengakhirinya secara baik-baik juga.
Aku harus menganggap dia musuh?
Maaf aku bukan orang seperti itu. Iya mungkin dengan memilihmu ,dia akan membuat ku sakit hati tapi buat apa sih sakit hati terus-terusan?justru dengan cara aku membuka kembali tanganku untuk berbaikan dengannya itu malah membuat ku terbiasa. Iya terbiasa dengan sakit kemudian  bahagia kembali.
Disaat itu juga mereka cek cok di depanku
Heiii sandiwara apa ini?
Aku menengahi keadaan
“kalau kalian mau kelahi jangan di tempat umum seperti ini”
Mereka terdiam dan lelaki itu memulai pembicaraan kembali dengan wanitanya
Dan beberapa saat kemudian mereka putus di hadapanku
Ya Tuhan mereka putus?
Apa ini salah ku lagi?
Sepertinya aku di tempat yang salah
Aku memotong adegan putusan mereka
“kalian mau putus atau engga itu urusan kalian,intinya masalahku dengan wanita ini sudah kelar. mungkin aku pulang duluan ya”
Aku berdiri dan meninggalkan mereka
Aku langsung menuju kelantai bawah
Tidak bukan untuk pulang tapi untuk belanja kebutuhan perut hihi
Kemudian aku menuju ke parkiran dan aku melihat motor lelaki tersebut tidak ada lagi yap berarti dia sudah pulang dengan wanitanya.
Aku menyalakan motorku dan pulang kerumah
Sesampainya dirumah aku melihat beberapa message dari lelaki itu
Iya dia menanyakan keberadaanku
Selepas bertemu degan mereka aku kemana.
Aku hanya menjawab seadaanya
Lalu aku menanyakan keputusan dia untuk pisah dengan wanita tersebut
Dia pikir aku akan senang melihat dia putus?
Tidak jangan berpikir begitu
“ah palingan beberapa hari lagi kalian balikan.percaya deh”
“engga. Itu sudah keputusan bulat yi buat putus”
“ya terserah sih”

***
Beberapa hari kemudian
Iya aku menemukan sederat mention di timeline
Dan isinya ternyata adegan mesra-mesraan mereka
“tuhkan apa kubilang” aku hanya membatin
Ya selanjutnya lelaki itu tak jera juga untuk tetap komunikasi dengan ku
Ya aku dan dia tetap sepakat untuk komunikasi
Bukan berarti kami mau balikan lagi tapi kami mungkin lebih cocok untuk menjadi sebatas sahabat.
Hubungan mereka tak sampai setahun
Tepatnya beberapa hari sebelum setahun mereka putus
Kenapa?
Yap lelaki itu banyak menceritakan suka dukanya kepadaku
Lantas aku pikir wajar saja lelaki itu memutuskan hubungannya dengan wanitanya
Aku paham sekali sifatnya dan aku maklumi
Bagaimana nasib wanita itu?
Entah mungkin hatinya merasakan seperti yang kurasaan dulu
Selepas mereka putus
Aku semakin akrab bahkan kami pun pernah jalan bersama
Orang-orang mengganggap kami akan balikan
Bahkan dia sempat memancing pembicaraan bahwa sepertinya kami akan balikan
Hmm
Balik ke komitmen awal masa lalu tidak akan menjadi masa depan
Jika masa lalu bisa menjadi masa depan lantas mengapa kita menjadikan dia masa lalu?
Iya dia tetap menjadi sahabatku bahkan sampai sekarang
Komunikasi kami tetap baik.
 Bahkan dia telah menemukan kekasih barunya kembali
Iya itu pun tak terlepas dari wejangan-wejangan yang ku berikan ke dia
Sebagai sahabat ketika dia bercerita tentang masalahnya mungkin aku akan membantu menyelesaikan.
Jika dia salah aku akan berusaha meluruskan pemikiran salahnya
Jika dia benar aku akan menguatkan argumentnya

***


Kita masih berteman
Walau tidak pacaran
Persahabatan jangan di putuskan
Cuma teman biasa
Bukan pasangan mesra
Persahabatan untuk selamanya
 (endank soekamti)

 

sticky notes

we should able to resolve our differences
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

readers

Strawberry On Top Of Cupcake

Labels