Hmmmm..
Cuaca akhir-akhir ini sangat tidak mendukung
Panas hujan panas hujan
So, welcome to cuaca labil
Beberapa hari yang lalu aku di hebohkan dengan cuaca yang
tidak mendukung ini
Seperti layaknya manusia lain aku hanya meratapinya saja
Gausah lebay yie
Oke fine..
Mulai aja ya ceritanya..Gini cerita..
Aku ditugaskan untuk mendatangi sebuah bank oleh nyonya besar (baca: IBU)
dirumah.
Kali ini perjalanan ku cukup melelahkan
Yap melelahkan karena bank yang aku datangi lumayan jauh
dari sumber tempat aku tinggal saat ini.
Langit begitu terik
Sepanjang jalan wajah ini merasa kan terpaan angin yang
hangat
Tidak ada tanda butiran-butiran air yang melimpah ruah jatuh
dari langit
Sangat terik…
Perjalanan dihari pertama ku melaksanakan tugas dari nyonya besar
hmmm
sempat tersesat karena aku tidak tau letak bank yang aku
tuju.
Yah sebenarnya bank tersebut adalah bank ternama didaerah
ini
Namun saking ternamanya sehingga dia mempunyai unit unit lainnya
tempatnya menjangkau sampai tempat terujung yah bisa dikatakan terletak jauh dari pusat
kota.
Aku hanya diberikan secarik kertas oleh nyonya besar
Nyonya besar pun tidak tau apa nama alamat bank tersebut.
Nyonya besar hanya tau letaknya di daerah mana
Yap nyonya besar bukan seorang penjelajah jalanan bedebu di daerah
ini
Aku yang suka menjelajah daerah ini sehingga nyonya besar
menugaskan ku untuk datang ke bank tersebut.
Perintah dari nyonya besar aku kerjakan segera,
Aku datangi daerah yang dimaksud
Namun sampai di daerah yag dimaksud aku malah tidak menemukan
bank tersebut
Kuhentikan perjalanan ku di pinggir jalan
Yah aku membuka kembali secarik kertas yang dimaksud
Aku mulai mencari lagi bank tersebut
Disecarik kertas itu hanya disebutkan nama daerah tanpa
alamat yang pasti
Kuambil telpon genggam ku dan kuhubungi nyonya besar tapi
nyonya besar malah mengalihkannya untuk menanyakan hal tersebut kepada bos
besar (baca: BAPAK)
Sungguh diluar dugaan,
Telponnya ga diangkat ya TIDAK DIANGKAT
Aku harus bisa menemukannya sendiri
Aku mengelilingi daerah ini sekitar 1 jam namun tetap saja
tidak ketemu
Dan akhirnya aku malah berada di unit bank yang sama namun dengan kawasan yang berbeda
Akhirya mau ga mau suka ga suka aku harus menanyakan tempat
tersebut kepada seseorang yang aku rasa dia memang tempat yang tepat untuk bertanya
(baca: SATPAM)
Aku mengeluarkan secarik kertas yag bertuliskan nama unit
bankyang ku cari
Si satpam menunjukan daerah unit dan alamat
Oke aku tau , untuk memastikannya lagi aku menanyakan
kembali apakah bank tersebut terletak dekat bangunan A ?
YA , jawab satpam itu
Oke fine thank you
Cus , langsung pergi dan menuju tempat yang dimaksud
Sampai tempat tersebut aku mendekati bangunan A namun
hasilnya nihil
Bank tersebut tidak ada juga
Aku hentikan kendaraan yang menemaniku saat itu
Yap lebih tepatnya perjalanan kali ini aku hanya sendiri
Bukannya aku tak mempunyai orang yang menemani saat
perjalanan ku ini namun hanya saja aku masih mampu untuk mengerjakan hal ini
sendiri .
Diam dipinggir jalan
Kendaraan sangat padat dan disaat kendaraan padat seperti
itu masih aja ada orang yang menyinggahkan say hello nya ke aku.
Entah itu pujian atau hanya godaan aku hanya membalas dengar
senyum nyengir
Ya just nyengir.
Tak terlalu lama aku menghiraukan orang itu aku tolehkan
kepala ini kesegala arah
dan
teretterettttttttt………………..
Ternyata bank nya terletak di seberang belakang dari tempat
ku berhenti saat itu
Lebih tepatnya bank tersebut terletak di bawah gunung jalan
Dan bodohnya lagi aku melewati turunan gunung itu namun
tidak melihat
Sungguh mata ini sangat kurang jeli ralat sangat TIDAK jeli
Yah maklum saja kendaraan sangat padat pada saat itu
Aku putarkan kendaraan ku dan menuju bank tersebut
Aku datangi kembali si satpam unit bank ini dan aku
memberikan secarik kertas yang diberikan nyonya besar
Satpam itu meninggalkan ku dan menanyakan kepada petugas
yang bersangkutan apakah aku masih bisa melakukan transaksi yang ada disecarik
kertas itu.
Satpam mendatangi ku
aku mengharapkan
sebuah kalimat yang sangat kuharapkan
Satpam itu pun mendekati tempat ku menunggu tadi
Dan dia hanya berkata “maap, mba bisa datang besok lagi soalnya
kami sudah mau tutup”
Aku hanya nyengir sambil melihat jam tangan ,
Mungkin waktu yang tidak tepat atau karena aku tadi banyak
menghabiskan waktu diperjalanan akibat ketidak jelian ku yah intinya pada hari
itu aku tidak bisa mentuntaskan perintah nyonya besar.
Aku hanya bertanya “jadi mesti besok pak?”
Satpam tersebut mejawab dengan muka datarnya ” iya mba besok
, sabar ya mba”
APA?SABAR?
Ga salah kah pendengaran ku ini?
SABAR ?
Yap mungkin aku harus mendengarkan kalimat terakhir dari
satpam itu bahwa aku harus sabar
Keliling satu jam sempat tersesat tidak tau tempat tujuan
dan sampai tempat tujuan dengan waktu yang tidak mendukung aku hanya
mendapatkan kalimat sabar
Yah kalimat sabar yang menjadi penguat ku untuk mentuntaskan
perintah nyonya besar keesokan harinya
BERSAMBUNG……